Andai Aku bisa ….tak akan aku meminta

Desember 2018 ,dimana Desa Bangsri dan sekitar mulai datanglah musim penghujan yang selama ini selalu dinanti nanti masyarakat  yang berpenduduk mayoritas petani penggarap dan atau petani tadah hujan ,tentunya dengan adanya hujan yang turun dibulan Desember ini banyak masyarakat yang berfrofesi sebagai petani bersyukur dengan harapan bisa kembali bercocoktanam atau menggarap lahan dan menanaminya dan mewujudkan harapannya yang selama ini  hanya dalam mimpi /angan karena terlalu panjangnya musim kemarau di tahun 2018 ini..

Dengan sisa -sisa semangat yang ada setelah kegagalannya pada musim laboh(jawa) saat ini dikarenakan tidak adanya hujan sekitar 45 hari /Selapan(jawa) dari datangnya hujan deras yang pertama kali ditahun ini yang mengakibatkan banyak masyarakat Desa Bangsri yang telah menanam benih dilahan garapannya terutama  benih jagung  yang telah habis berkilo-kilo benih ,dan setelah ditanam dan tumbuh ternyata hujan tak kunjung datang / tak ada hujan /terang(jawa) sehingga banyak tanaman jagung petani  yang telah tanam 2 bulan lalu gagal /mati…

Dan setelah sekian lama menanti maka apa yang dinanti akhirnya datang jua,,turunlah berkah dari Tuhan Yang Maha Esa,,,diturunkannya banyu langit /air hujan dengan harapan hujaan berkah buat masyarakat desa terutama petani ….alkhamdulillah…

Namun Tuhan telah ciptakan segala sesuatunya senantiasa berpasang pasangan,ada siang ada malam,ada pagi ada sore,ada pria ada wanita,dan tentunya ada suka pasti ada duka…dan inilah dukanya musim penghujan…..di sebagian wilayah Desa Bangsri.

Dikarenakan datangnya hujan yang hampir tiap hari akhir-akhir ini  maka juga banyak akses jalan yang ada di Desa Bangsri kecamatan Geyer,Kabupaten Grobogan ,Propinsi Jawa Tengah,,,terutama jalan Pu/Kab.yang belum tersentuh pembangunan rabat beton/Beton bertulang/aspal dll banyak yang rusak parah  …dan membutuhkan perbaikan serta perhatian Pemerintah terkait.

jepretan diatas adalah kenyataan yang terjadi saat ini dan merupakan gambaran sebagian jalan PU/Kab di  Desa Bangsri yang merupakan akses ekonomi,akses Pendidikan anak-anak sekolah Terutama anak- anak Desa bangsri yang bersekolah di SMPN 3 Geyer ,ironis dan memprihatikan memang,… tapi itulah adanya….sampai saat ini di bulan Desember 2018.

Dengan kondisi demikian tentunya masyarakat Desa bangsri sangat mengharapkan/memohon akan perhatiannya dinas terkait (DPU Kab) dan DPRD kab.Grobogan sebagai penyambung lidah dan penyampai aspirasi serta Pemerintah Daerah Kab.Grobogan agar bisa mengusahakan dan mensegerakan perbaikan /membangun  jalan tersebut yang merupakan akses perekonomian dan akses pendidikan  bagi masyarakat Desa Bangsri dan juga Masyarakat Desa Asemrudung,Desa Karanganyar dan Desa Ngrandu

Jln.Raya.Bangsri -Kenteng lokasi Dusun Getasgeneng

Jln.Raya. Bangsri -Batas Sragen yang belum terdanai pembangunan l0kasi Dusun Madoh Medino

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *