Sosialisasi program ketransmigrasian tahun 2019

Senin 24/6/2019 diadakan sosialisasi program ketransmigrasian tahun 2019 dengan nara sumber dari dinas Transmigrasi dari Kabupaten Grobogan dan camat geyer yang diawali dengan sambutan dari Kepala Desa Bangsri ,dalam sambutannya kepala desa menghimbau untuk masyarakat desa bangsri agar bisa memanfaatkan prigram ini yang merupakan program trobosan yang bagus untuk masyarakat yang ingin merubah nasib dalam meraih kesejahteraan keluarga.

Yang dilanjutkan dengan sambutan oleh Camat Geyer (aries ponco wibowo) dan beliau mengharapkan apa yang menjadi trobosan pemerintah ini bisa digunakan sebaik baiknya terutama dalam perbaikan ekonomi dan juga kesejahteraan keluarga dan sudah bukan jamannya (era) menggunakan falsafah jawa tempo dulu mangan ra mangan angger kumpul yang tentu sudah tidak dengan jaman sekarang seiring dengan perkembangan dan tuntutan jaman yang sudah berubah,berarti falsafahnya juga dirubah: falsafah kumpul ra kumpul asal sejahtera (dapat memenuhi kebutuhan primer maupun sekunder).

Setelah sambutan demi sambutan tibalah saatnya dari dinas tenagakerja dan transmigrasi grobogan memaparkan sosialisasi tentang Program trasmigrasi tahun 2019 yang diawali dari kepala dinas tenaga kerja dan transmigrasi kabupaten grobogan (Hadi P) menerangkan bahwa transmigrasi merupakan program kerjasama/ shearing antara pemerintah propinsi jawa tengah dan pemerintah propinsi kalimantan utara yang merupakan propinsi pemekaran dari propinsi kalimantan timur yang dalam rangka pemerataan penduduk dan pastinya untuk kesejahteraan dan peningkatan taraf hidup.

Dan dalam tahun 2019 ini kabupaten Grobogan direncanakan mrmberangkatkan 20kk yan teralokasikan di;

  • UPT Tanjung buko sp 6b Kabupaten Bulungan Propinsi Kalimantan Utara 12kk.
  • UPT Kalingai Kabupaten Lamandau Propinsi Kalimantan Tengah 8kk.

Dengan syarat ;

  1. Warga Negara Indonesia yang dibuktikan dengan E-KTP dan KK.
  2. Berkeluarga yang dibuktikan dengan kepemilikan buku nikah yang sah.
  3. Berusia antara 18 tahun sampai dengan 50 Tahun.
  4. Belum pernah Transmigrasi.
  5. Berbadan sehat.
  6. Memiliki ketrampilan sesuai dengan kebutuhan mengembangkan potensi dumberdaya yang tersedia dilokasi tujuan.

Fasilitas yang didapat;

  • Rumah tinggal senilai 65 juta.
  • Tanah garapan seluas 2 ha yang diberikan dalam 3 tahap dengan tahapan tahap 1 seluas 2500 m tanah pekarangan ,tahap 2 seluas 7500 m dan tahapan 3 seluas 10000 m.
  • Alat pertanian.
  • Dan uang saku Rp.2.500.000.-
  • Ketrampilan melalui pelatihan untuk kepala keluarga sebelum keberangkatan .
  • Setifikat Tanah hak milik setelah 5 tahun transmigrasi.

Adapun lainya yang di berikan dalam 18 bulan transmigrasi atau 1.5 tahun:

Bahan pangan beras:

  • Kepala keluarga :17.5kg.
  • Istri. : 10 kg.
  • Anak. :.7.5 kg.

Bahan non beras :

  • Ikan asin 3 kg.
  • Gula pasir 3kg.
  • Minyak tanah 8 liter.
  • Minyak goreng 3 liter.
  • Sabun cuci batangan 1 kg.
  • Kecap botol 3 kg.
  • Kacang hijau 3 kg.
  • Ikan kaleng 3 kg.

Dengan ini diharapkan bagi warga yang berkeinginan untuk merubah nasip ataupun kesejahteraannya untuk mencapai keluaga yang sejahtera diharapkan untuk segera mendaftar melalui dinas tenagakerja dan transmigrasi dengan batasan dibulan juli 2019 karena diakhir bulan juli ini diharapkan sudah terberangkatkan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *