Pencegahan masal filariasis (kaki gajah)

Rabu 11 september 2019 ,diadakan sosialisasi pencegahan masal penyakit kaki gajah yang di laksanakan oleh UPTD Puskesmas Geyer 2 bekerja sama dengan Pemerintahan Desa Bangsri .

Program pemberian obat kaki gajah ini untuk Desa Bangsri sudah tahap ke 3 untuk masa pencegahan selama 5 tahun.

Pencegahan lebih baik dari pengobatan maka hal ini harus benar benar bisa di realisasikan kepada masyarakat untuk konsisten dilaksanakan sehubungan dengan begitu bahayanya penyakit kaki gajah (filariasis) .

Apa sih penyakit kaki gajah ?

Filafiasis/elephantiasis: penyakit menular dan menetap (kronos) melalui saluran kelenjar limfe.

Yang disebabkan oleh cacing filaria.

Gejala klinis:

  • Demam yang hilang timbul
  • Muntah
  • Sakit kepala
  • Pembengkakan pada kekenjar getah bening du lipatan paha,ketiak yang tampak kemerahan,panas dan sakit
  • Gejaka kronis berupa pembesaran menetap pada tungkai,lengan,buah dada,buah zakar,dll
  • Kulit menebal dan bengkak

Untuk mencegah hal seperti ini tidak terjadi di masyarakat dibutuhkan pencegahan dini dengan cara antara lain:

  • Pemberantasan sarang nyamu dengan melakukan 3 M: menutup tempat air,mengubur barang bekas,menguras bak mandi.
  • Melindungi diri dari gigitan nyamuk antara lain menyalakan obat nyamuk atau memakai pelindung /kelambu saat tidur dan selalu melakukan kebersihan rumah dan lingkungan.
  • Mengikuti POPM ( Pemberian Obat Pencegahan Masal) filariasis yaitu obat DEC dan Albendazole yang dilakukan satu tahun 1x selama 5 tahun berturut. Dengan aturan dosis.

Usia 2-5 tahun 1 albendazole +1DEC

Usia 6-14 tahun 1 albendazole +2DEC

Usia >14 tahun 1 Albendazole + 3 DEC

Dan dalam pelaksanaan pemberian POPM bekerjasama dengan RT masing masing dusun agar dapat terealisasi dengan baik.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *