Kapan kan berakhir….

Tiap musim kemarau hampir setiap tahunnya masyarakat Desa Bangsri kekurangan air bersih untuk mencukupi kebutuhan hidup sehari-hari terutama untuk mencuci,mandi dan air minum ternak dan ini selalu terjadi dan terjadi lagi…bukan tak ada yang dilakukan oleh pemerintahan Desa ,udah banyak hal yang di lakukan oleh pemerintahan desa baik dengan penambahan bantuan sumur umum hampir tiap dusunnya ataupun dengan pengiriman tangki air bersih yang bekerjasama dengan pemda kabupaten grobogan namun hak ini belum bisa mencukupi kebutuhan masyarakat Desa Bangsri..

Dan bahkan sebagian masyarakat bekerja sama dengan para dermawan/ donatur yang sebagian besar dulunya warga Desa Bangsri yang saat ini hidup di perantauan melakukan bakti sosial memberikan bantuan air bersih untuk dusun- dusun yang ada di desa bangsri.

Hampir setiap harinya terkadang sampai 2/3 tangki air di dinasikan di Desa bangsri baik yang dilakukan secara partisipatip ataupun yang dari donasi dernawan.

Kekeringan seperti ini bukan berarti masyarakat tidak mau bikin sumur gali atau berusaha,boleh dikata warga masyarakat Desa Bangsri dalam setiap KK memiliki minimal 1 buah sumur gali yang menggunakan bis beton yang rata-rata dengan kedalaman antara 6-12 meter namun disaat nusim kenarau yang panjang seperti tahun ini air yang ada di sumur tersebut tidak mencukupi untuk keperluan sehari-hari maka masih memerlukan tambahan lagi.

Berbagai upaya telah dikakukan untuk hal ini akan teapi brlum membuahkan hasil dengan baik

Untuk mengantisipasi hal ini tak terulang dalam tiap tahunnya Pemerintah Desa mengajukan untuk pengeboran pembuatan sumur athetis yang dengan kedalaman di atas 80 meter untuk nasing masing dusun dan juga berusaha mengajukan permohonan pada progam-program yang terkait dengan pengadaan air bersih dan lain- lain.

Dan semoga rencana ini dapat segera terealisasikan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *