Tanggap darurat

Jum’at 11/10-2019 ada kunjungan tanggap darurat dari Ketua DPRD kabupaten grobogan dari komisi menanggapi keluhan warga masyarakat Desa Bangsri mengenai rawannya jembatan- jembatan penghubung yang berada di jaan kabupaten bangsri batas-sragen yang menjadi wewenang Dinas PU kabupaten dalam pengalokasian anggaran dan lain-lain.

Kalau dilihat dengan seksama dan dari segi keamanan dan keselamatan ketiga jembatan yang berada di jalan raya bangsri batas sragen yaitu yang tepatnya di Dusun madoh Rt.3/4-Rt.3/5 ,Dusun Drojo Rt.3/7 -Rt.2/7dan Dusun Drojo Rt.2/7-Rt.5/7 memang sangat memprihatinkan dan bahkan saat ini salah satu jembatan yang ada di Dusun Drojo saat ini berlobang besar pada plate betonnya sehingga sudah tidak dapat dilintas lagi dan untuk senentara waktu lintasan yang di gunakan adalah jalan kampung/gang/ jalan desa,padahal ketiga jembatan tersebut adalah sarana penghubung transportasi perekonomian ,kesehatan masyarakat Desa Bangsri,Desa Ngrandu,Desa Asemrudung dan sekitar yang mayoritas masyarakat daerah tersebut sumber perekonomian dan transaksi perekonomiannya ke Kabupaten Sragen.

Dalam kaitan dengan hal tersebut di tanggapi oleh Ketua Komisi C .DPRD Kabupaten Grobogan (Eko Budi Santoso) dari fraksi PDIP didampingi Kabid PUPR Kabupaten Grobogan dan jajarannya serta Kepala Desa Bangsri serta perangkatnya beserta Tokoh masyarakat setempat meninjau ketiga jembatan tersebut untuk di tidak lanjuti dan carikan solusinya dengan dinas terkait.

Dan untuk sementara waktu dari DPUPR akan mekakukan repair untuk jembatan berlobang agar bisa dilintas /segera dapat di gunakan lagi untuk sementara waktu sambil menunggu perbaikan total pada ketiga jembatan yang ada yang akan dilaksanakan pada tahun 2020 yang di perkirakan akan menghabiskan anggaran untuk ke tiga jembatan yang ada kurang lebih 2 milyart.

Dan tentu ini kabar gembira buat masyarakat Desa Bangsri dan sekitar apa yang menjadi keluhan dan kekwatiran mengenai jembatan penghubung tersebut di tanggapi oleh wakil rakyat dan akan segera di eksekusi…melalui dinas terkait.

“Semoga bukan mimpi ” mungkin ini yang terkadang ada di benak sebagian masyarakat Desa Bangsri ,begitu banyak wakil rakyat di negeri ini tapi sedikit yang peduli …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *