Penjaringan BPD

Sehubungan dengan akan beakhirnya anggota BPD Desa Bangsri pada tanggal 29 nopember 2019 serentak sekecamatan geyer maka sesuai dengan perundangan yang berlaku bahwa BPD adalah Badan Permusyawaratan Desa yang harus ada dalam pemerintahan desa .

BPD berkedudukan sebagai lembaga desa yang melaksanakan fungsi pemerintahan yang anggotanya merupakan wakil dari penduduk desa berdasarkan keterwakilan wilayah yang ditetapkan secara demokratis.

BPD mempunyai fungsi:

  • Membahas dan menyepakati Rancangan Peraturan Desa bersama Kepala Desa.
  • Menampung dan menyalurkan aspirasi masyarakat Desa;dan
  • Melakukan pengawasan kinerja Kepala Desa.

Sedangkan BPD berkwajiban:

  • Memegang teguh dan mengamalkan pancasila,melaksanakan Undang_Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945,serta mempertahankan dan memelihara keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia dan Bhineka Tunggal Ika;
  • Melaksanakan kehidupan demokrasi yang berkeadilan gender dalam penyelenggaraan Pemerintahan Desa;
  • Menyerap,menampung,menghimpun,dan menindaklanjuti aspirasi masyarakat Desa;
  • Mendahulukan kepentingan umum diatas kepentingan pribadi,kelompok,dan/atau golongan;
  • Menghormati nilai sosial budaya dan ada istiadat masyarakat Desa:dan
  • Menjaga norma dan etika dalam hubungan kerja dengan lembaga masyarakat Desa.

Sehubungan dengan hal diatas setelah jumlah kuota dapat ditentukan berdasarkan proporsional jumlah penduduk dimasing -masing wilayah yang mana pada tahun ini untuk desa bangsri mendapatkan 5 kuota yang dibagi sebagai berikut;

  1. Dusun Getasgeneng 1 kuota.
  2. Dusun Bangsri 1kuota.
  3. Dusun Madoh 1kuota.
  4. Dusun Drojo 1 kuota.
  5. Dusun Kuncen dan Ngesong 1kuota.

Yang kemudian ditindaklanjuti dengan pembentukan panitia tingkat desa dan telah terbentuk yang terdiri dari unsur perangkat desa dan unsur masyarakat yaitu:

1.ketua : Budi prayitno.

2.wakil ketua: jumali

3.anggota : Agustini rejeki

Kostanto

Yoto

Dan dari panitia kemudian melakukan penjaringan calon BPD melalui RT masing -masing wilayah dengan memperhatikan keterwakilan perempuan.

Adapun persyaratan menjadi anggota BPD dalam pemberkasan adalah sebagai berikut:

  • Pas poto berwarna dengan ukuran 4×6 sebanyak 4 lembar.
  • Surat pernyataan bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa.
  • Surat pernyataan memegang teguh dan mengamalkan pancasila ,melaksanakan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 serta mempertahankan dan memelihara keutuhan Negara Republik Indonesia dan Bhineka Tunggal Ika.
  • Foto kopy kartu tanda penduduk dan kartu keluarga yang dilegalisir oleh pejabat yang berwenang.
  • Foto kopy akta kelahiran atau surat kenal lahir yang dilegalisir oleh pejabat yang berwenang.
  • Foto kopy ijasah /STTB pendidikan terakhir yang dilegalisir oleh pejabat yang berwenang.
  • Surat pernyataan bukan sebagai Perangkat Desa.
  • Surat pernyataan bersedia dicalonkan sebagai anggota BPD.
  • Surat pernyataan belum pernah menjabat sebagai anggota BPD selama 3 kali masa jabatan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *